Skip to main content

Part 16 - SEBUAH KISAH


Ada sebuah kisah di negeri yang nun jauh disana, kisah tentang kasih sayang Pemilik Alam Semesta terhadap penduduknya. Kisah yang menceritakan betapa dahsyat nya Allah Swt menyayangi hamba-hambaNya dengan musibah yg bisa menjadi teguran dan bisa menjadi ujian.


Kisah yang menarik bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Pernah ada seorang ulama lembut nan mulia di negeri tersebut yang mengajarkan ikhlas di saat Allah memberikan musibah. Hal yg pertama yang di ucapkan adl 'Alhamdulillah'. Percaya dan menerima dg ikhlas bahwa itu takdir Allah Swt dan sbg hamba tidak ada yg bisa menolaknya.

Lalu bagi scientist dan pemerhati lingkungan mengatakan bahwa perbuatan manusia yang merusak keseimbangan alam lah yang menjadikan musibah itu datang bertubi-tubi. Hutan di tebang, dan di bakar, persoalan sampah, perluasan lahan, kerusakan alam dimana-mana. Itu menjadi alasan kuat pandangan scientist, dan pemerhati lingkungan memberikan sudut pandang tersebut.

Ternyata dalam Al-Qur'an Surat ar Rum ayat 42 juga menerangkan bahwa "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia sehingga akibatnya Allah mencicipkan kepada mereka sebagian dari perbuatan mereka agar mereka kembali".

Lantas apakah kisah itu hanya sebatas kisah yg lewat begitu saja penuh di beranda sosial media, di layar tv, di koran atau hanya di dengarkan sekilas lewat radio?

Semoga ada hikmah yg bisa di petik di balik kisah yang langsung datang dari Pemilik Alam Semesta

Waallahu 'alam bisshawab


#kisah #indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Part 14 - ATOMIC HABITS (Opini)

Kebiasaan-kebiasaan yang berulang setiap saat akan berdampak besar pada 'siapa' kita kelak. Siapapun kita, profesi apapun, usia berapapun kita saat ini, latar belakang bagaimanapun kita, adalah proses panjang akibat kebiasaan yang terus menerus berulang hingga menjadi 'apa' kita hari ini 'You are what you do!' Kamu adalah apa yg kamu lakukan, kalo kita bermalas-malasan ya kita adalah seorang pemalas, kalau kita membaca buku ya kita adalah pembaca buku, kalau kita menulis ya kita adalah penulis, kalau kita tidak melakukan apapun ya kita tidak akan jadi apapun Proses panjang pasti terjadi dan harus siap menghadapi segala resiko dan masalah yang ada didepan mata. Belajar lah dari kesalahan, habiskan kegagalan kita selagi masih ada kesempatan Lakukan hal-hal sederhana setiap hari, misalkan merapihkan tempat tidur di pagi hari, beribadah, membersihkan rumah, membaca buku, menyapa dan tersenyum dg orang sekitar, sedekah atau membantu org yg membutuhkan dan banyak hal ...

Part 15 - Share Your Happiness

Ada kebahagiaan yang begitu dalam pada saat kamu berbagi bukan? Letak kebahagiaan ada pada kebaikan memberi yang terbaik dari yang Tuhan titipkan Pernah merasakan demikian? Bahkan dalam konsep agama, memberi atau bersedekah adalah amalan penolak bala (keburukan), amalan yang dapat memperlipat gandakan rezeki, dan tentunya juga amalan kebaikan yang akan menolong pemiliknya di padang mahsyar kelak Namun, kita juga harus tahu bahwa secara scientist banyak ilmuwan yang meyakini perilaku peduli dengan orang lain dapat mengeluarkan endorfin pada otak sehingga akan memberikan sebuah perasaan yang positif atau bisa disebut dengan 'helper's high' Selain itu, kebaikan itu ternyata menular lho! Dengan berbagi kepada sesama, kebaikan tidak akan berhenti begitu saja, justru ada ripple effect untuk menjangkau kebaikan yang lebih besar Dan ada yang sangat penting dengan berbagi kebahagiaan akan menumbuhkan rasa syukur atas apa yang sudah Tuhan berikan, so apapun bentuk kebaikan nya. yuk b...

Part 12 - TOLAK OMNIBUSLAW (Sajak)

  "Jika engkau tidak peduli dengan politik, maka engkau membiarkan negara dipimpin oleh iblis" Plato Lekas Membaik Indonesiaku Ribuan manusia bertumpah ruah memenuhi ruas ruas jalan raya Ribuan manusia bertumpah ruah memenuhi timeline sosial media Ribuan manusia memekikkan kata mengais harapan kepada para pemimpin dan wakil mereka Setelah ketuk palu sang ketua menandakan disahkan nya undang-undang Malang bukan kepalang, bukan ketenangan yang datang Melainkan kemarahan dan kekecewaan yang rasional Datang bergelombang Ruang-ruang sesak dengan kecewa dan pengharapan Tuntutan belum juga mendapatkan jawaban Sesama anak bangsa di perhadap-hadap kan Rakyat dan aparat sikut-sikut an Pemangku kebijakan bermain kucing-kucing an Namun, kepastian belum juga singgah kepangkuan 9 Oktober 2020