Skip to main content

Part 5 - ISLAM IS MY IDENTITY (Opini)

Banyak dari kita yang malu menampakkan identitas muslim didepan khalayak umum

Beranggapan bahwa Islam hanya antara dirinya dengan Tuhan Allah SWT, itu mjd hak privasi dg Sang Pencipta. Sehingga tidak perlu ditampakkan di depan publik

Namun perlu diketahui bahwa Islam adalah agama yang syumul (menyeluruh), letak ke-syumul-an inilah yang membuat setiap ajaran Islam ada dimana², semua sendi kehidupan ada di dalam nya, dari mulai bangun tidur hingga tidur kembali

Untuk itu Islam bukan sekedar tanggungjawab antara dirinya dg Allah, tapi ada hubungan antara dirinya dengan sesama, baik sesama Muslim maupun sesama manusia, diatur dalam muamalah yaitu bermasyarakat, bagaimana cara membina pertemanan, berbuat baik kpd tetangga, mendamaikan diantara dua pihak yg sedang berseteru, dan masih banyak contohnya yang itu semua telah diatur didalam Islam

Bagaimana mungkin kita menampakkan identitas muslim tanpa kita tampakkan nilai² Islam, seringkali kita menjadi phobia dengan agama kita sendiri, tidak sedikit dari kita yang kurang suka mendengar takbir, kurang suka melihat sesama saudara semuslim yang sedang taat menjalankan ajaran agama, kita masih sinis dg sesama Muslim, kita masih suka nyinyir dengan saudara² kita

Disaat negara² eropa yg muslim menjadi minoritas sudah semakin berkembang keislamannya, namun di Indonesia yg mayoritas muslim mjd kerdil saat harus menjaga identitas muslim nya, mungkin kah Islamphobia pindah dari eropa ke Indonesia? Kita berdalih dg menghargai agama dan kepercayaan oranglain yang bukan muslim, tapi kita lupa bahwa itu semua ada batasannya

Bagimu agama mu bagiku agama ku, ayat ini memiliki makna yg begitu dlm, bahwa muslim dengan non muslim harus saling menghargai dan punya batasan aqidah

Islam mengajarkan berbuat baik kpd setiap manusia, tapi punya aturan bagaimana menjalin hubungan dengan sesama Muslim, bagaimana menjalin hubungan dg yg bukan muslim, Rasulullah mengajarkan bagaimana beliau menjalin bisnis dg pengusaha² sukses dari berbagai petinggi kaum yg bukan muslim, Rasulullah juga berbuat baik kpd seorg nenek yahudi yg buta matanya

Semoga Allah kuatkan hati kita utk menjaga Indonesia dg segala keragamannya 

@zuhalqolbi 

(Bumiayu, 2019)
___

Comments

Popular posts from this blog

Part 14 - ATOMIC HABITS (Opini)

Kebiasaan-kebiasaan yang berulang setiap saat akan berdampak besar pada 'siapa' kita kelak. Siapapun kita, profesi apapun, usia berapapun kita saat ini, latar belakang bagaimanapun kita, adalah proses panjang akibat kebiasaan yang terus menerus berulang hingga menjadi 'apa' kita hari ini 'You are what you do!' Kamu adalah apa yg kamu lakukan, kalo kita bermalas-malasan ya kita adalah seorang pemalas, kalau kita membaca buku ya kita adalah pembaca buku, kalau kita menulis ya kita adalah penulis, kalau kita tidak melakukan apapun ya kita tidak akan jadi apapun Proses panjang pasti terjadi dan harus siap menghadapi segala resiko dan masalah yang ada didepan mata. Belajar lah dari kesalahan, habiskan kegagalan kita selagi masih ada kesempatan Lakukan hal-hal sederhana setiap hari, misalkan merapihkan tempat tidur di pagi hari, beribadah, membersihkan rumah, membaca buku, menyapa dan tersenyum dg orang sekitar, sedekah atau membantu org yg membutuhkan dan banyak hal ...

Part 15 - Share Your Happiness

Ada kebahagiaan yang begitu dalam pada saat kamu berbagi bukan? Letak kebahagiaan ada pada kebaikan memberi yang terbaik dari yang Tuhan titipkan Pernah merasakan demikian? Bahkan dalam konsep agama, memberi atau bersedekah adalah amalan penolak bala (keburukan), amalan yang dapat memperlipat gandakan rezeki, dan tentunya juga amalan kebaikan yang akan menolong pemiliknya di padang mahsyar kelak Namun, kita juga harus tahu bahwa secara scientist banyak ilmuwan yang meyakini perilaku peduli dengan orang lain dapat mengeluarkan endorfin pada otak sehingga akan memberikan sebuah perasaan yang positif atau bisa disebut dengan 'helper's high' Selain itu, kebaikan itu ternyata menular lho! Dengan berbagi kepada sesama, kebaikan tidak akan berhenti begitu saja, justru ada ripple effect untuk menjangkau kebaikan yang lebih besar Dan ada yang sangat penting dengan berbagi kebahagiaan akan menumbuhkan rasa syukur atas apa yang sudah Tuhan berikan, so apapun bentuk kebaikan nya. yuk b...

Part 12 - TOLAK OMNIBUSLAW (Sajak)

  "Jika engkau tidak peduli dengan politik, maka engkau membiarkan negara dipimpin oleh iblis" Plato Lekas Membaik Indonesiaku Ribuan manusia bertumpah ruah memenuhi ruas ruas jalan raya Ribuan manusia bertumpah ruah memenuhi timeline sosial media Ribuan manusia memekikkan kata mengais harapan kepada para pemimpin dan wakil mereka Setelah ketuk palu sang ketua menandakan disahkan nya undang-undang Malang bukan kepalang, bukan ketenangan yang datang Melainkan kemarahan dan kekecewaan yang rasional Datang bergelombang Ruang-ruang sesak dengan kecewa dan pengharapan Tuntutan belum juga mendapatkan jawaban Sesama anak bangsa di perhadap-hadap kan Rakyat dan aparat sikut-sikut an Pemangku kebijakan bermain kucing-kucing an Namun, kepastian belum juga singgah kepangkuan 9 Oktober 2020