Skip to main content

Part 8 - POLITIK VS HAM (Opini)

Mengelola politik adalah mengelola public mood, yang mana hak dasar masyarakat menjadi tanggungjawab yang absolut

Karena jika hal demikian tidak terpenuhi, maka tidak heran jika muncul ketidak percayaan publik terhadap pemerintah, publik akan beranggapan bahwa percuma pemilu lagi jika kebutuhan primer mereka tidak terpenuhi

Memang tidak mudah untuk memenuhi setiap hak-hak dasar publik, ambil contoh keadilan hukum di Indonesia yg masih saja tebang pilih, tumpul ke atas tajam ke bawah, atau misalnya hak dasar bahwa setiap warga negara yg berada diambang garis kemiskinan seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah sebagaimana amanah konstitusi kita didalam UUD 1945

Kasus Novel Baswedan hingga kini belum juga terungkap siapa dalang dibaliknya, kasus² yang menyangkut hak asasi manusia belum juga tuntas, padahal bukti² sudah ada, siapapun bisa berasumsi atas ketidak jelasan penanganan kasus² HAM di Indonesia

Kekayaaan sumber daya alam yang melimpah ternyata belum mampu berdampak positif bagi masyarakat Indonesia, bahkan sumber daya alam kita di ambil alih oleh asing

Kasus PLTB Baturraden, perusahaan asal jerman yg mengeruk sebagian tanah dikaki gunung Slamet mendapat pertentangan keras dari masyarakat akibat dampak yg ditimbulkan lumpur² kotor turun ke sungai², ke tempat pemandian alam masyarakat, sejak dilakukan pengeboran tanah dari awal hingga sekarang ternyata belum ditemukan geotermal yang mereka cari, bahkan rencananya mereka akan pindah posisi pengeboran di sisi selatan gunung Slamet yaitu area Pemalang

Apakah masyarakat tidak boleh menyuarakan aspirasinya di negara sendiri? Kemarin baru saja terjadi kasus E-KTP milik imigran China yg viral, pada saat masyarakat belum mendapat E-KTP karena alasan Blangko nya habis/tidak ada, ternyata mereka yang bukan asli WNI mendapatkan E-KTP dengan mudahnya

Masalah yang ada ditengah² masyarakat tidak bisa lepas dari kondisi politik kita yang semakin hari semakin meruncing, dan disinilah menjadi wajar ketika masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap politik

Kasus petani asal Kendeng Rembang yang meninggal dunia akibat demo didepan Istana Presiden dengan dipasung kakinya menggunakan semen luput dari perhatian media, para petani di Kendeng ini menolak di dirikannya pabrik semen diatas lahan sawah yang sejatinya menjadi sumber mata pencaharian mereka setiap hari

Kasus kebakaran hutan yang berhektar-hektar juga masih menjadi persoalan serius. ada juga kasus penolakan warga Kulonprogo Yogyakarta atas didirikannya Bandara NYIA diatas lahan-lahan pertanian dan rumah mereka. Warga menolak dan menangis histeris akibat penggusuran keji oleh aparat.Tangisan-tangisan mereka tak didengar oleh pemegang kebijakan.

Dengan ini rakyat sering dijadikan kambinghitam oleh elit disetiap kasus-kasus yang muncul ditengah masyarakat

@zuhalqolbi

(Bumiayu, 2019)


Comments

Popular posts from this blog

Part 14 - ATOMIC HABITS (Opini)

Kebiasaan-kebiasaan yang berulang setiap saat akan berdampak besar pada 'siapa' kita kelak. Siapapun kita, profesi apapun, usia berapapun kita saat ini, latar belakang bagaimanapun kita, adalah proses panjang akibat kebiasaan yang terus menerus berulang hingga menjadi 'apa' kita hari ini 'You are what you do!' Kamu adalah apa yg kamu lakukan, kalo kita bermalas-malasan ya kita adalah seorang pemalas, kalau kita membaca buku ya kita adalah pembaca buku, kalau kita menulis ya kita adalah penulis, kalau kita tidak melakukan apapun ya kita tidak akan jadi apapun Proses panjang pasti terjadi dan harus siap menghadapi segala resiko dan masalah yang ada didepan mata. Belajar lah dari kesalahan, habiskan kegagalan kita selagi masih ada kesempatan Lakukan hal-hal sederhana setiap hari, misalkan merapihkan tempat tidur di pagi hari, beribadah, membersihkan rumah, membaca buku, menyapa dan tersenyum dg orang sekitar, sedekah atau membantu org yg membutuhkan dan banyak hal ...

Part 15 - Share Your Happiness

Ada kebahagiaan yang begitu dalam pada saat kamu berbagi bukan? Letak kebahagiaan ada pada kebaikan memberi yang terbaik dari yang Tuhan titipkan Pernah merasakan demikian? Bahkan dalam konsep agama, memberi atau bersedekah adalah amalan penolak bala (keburukan), amalan yang dapat memperlipat gandakan rezeki, dan tentunya juga amalan kebaikan yang akan menolong pemiliknya di padang mahsyar kelak Namun, kita juga harus tahu bahwa secara scientist banyak ilmuwan yang meyakini perilaku peduli dengan orang lain dapat mengeluarkan endorfin pada otak sehingga akan memberikan sebuah perasaan yang positif atau bisa disebut dengan 'helper's high' Selain itu, kebaikan itu ternyata menular lho! Dengan berbagi kepada sesama, kebaikan tidak akan berhenti begitu saja, justru ada ripple effect untuk menjangkau kebaikan yang lebih besar Dan ada yang sangat penting dengan berbagi kebahagiaan akan menumbuhkan rasa syukur atas apa yang sudah Tuhan berikan, so apapun bentuk kebaikan nya. yuk b...

Part 12 - TOLAK OMNIBUSLAW (Sajak)

  "Jika engkau tidak peduli dengan politik, maka engkau membiarkan negara dipimpin oleh iblis" Plato Lekas Membaik Indonesiaku Ribuan manusia bertumpah ruah memenuhi ruas ruas jalan raya Ribuan manusia bertumpah ruah memenuhi timeline sosial media Ribuan manusia memekikkan kata mengais harapan kepada para pemimpin dan wakil mereka Setelah ketuk palu sang ketua menandakan disahkan nya undang-undang Malang bukan kepalang, bukan ketenangan yang datang Melainkan kemarahan dan kekecewaan yang rasional Datang bergelombang Ruang-ruang sesak dengan kecewa dan pengharapan Tuntutan belum juga mendapatkan jawaban Sesama anak bangsa di perhadap-hadap kan Rakyat dan aparat sikut-sikut an Pemangku kebijakan bermain kucing-kucing an Namun, kepastian belum juga singgah kepangkuan 9 Oktober 2020